Header Ads

Ditahan Imbang Persib, Aremania Ricuhkan Stadion Kanjuruhan


MALANG
,  Laga bigmatch antara Arema FC melawan Persib Bandung berlangsung ketat dan seru sejak menit kick off babak pertama dimulai. Arema FC yang menargetkan kemenangan untuk keluar dari hasil negatif di tiga pertandingan sebelumnya mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.

Dipimpin oleh asisten pelatih Singo Edan, Milan Petrovic, menampilkan formasi 4-4-2 yang menempatkan duet Thiago Furtuoso dan sang kapten Dendi Santoso. Arema langsung mengambil inisiatif serangan.

Serangan yang digalang Ahmet Atayew, Balsa Bozovic, dan Dendi Santoso kerap kali membahayakan gawang Persib Bandung yang dijaga Muhammad Natshir.

Puncaknya menit ke – 18, sebuah umpan lambung Dendi Santoso dari pertahanan menusuk Persib Bandung dan diterima dengan apik oleh Thiago Furtuoso. Setelah berhasil mengecoh M. Natsir yang keluar dari sarangnya, tendangannya berhasil menjebol gawang Persib Bandung. 1 - 0 untuk Arema FC

Namun kegembiraan Arema FC dan Aremania hanya berlangsung satu menit. Sebuah umpan lambung dari Dedi Kusnandar menit ke - 19, berhasil dikontrol dada oleh Ezechie N’douassel. Dengan sekali balik badan bola ditendang dengan kaki kanan tak mampu dibendung penjaga gawang Arema FC Utam Rusdiana.

Persib yang ingin mencuri poin tak tinggal diam, beberapa kali penetrasi dari Febri Hariyadi, Oh In-kyun, dan N'douassel, cukup membahayakan pertahanan Arema FC.

Menit ke - 25, sebuah umpan lambung Ezechiel N’douassel dari sektor kiri pertahanan Arema FC cukup apik sayang Ghozali Siregar yang telah kosong menerima umpan tak siap sehingga mengenai tangan dan terjadi handsball.

Menit ke - 40 sebuah tendangan bebas dari Balsa Bozovic dengan indah sayang tendangan bebas tersebut berhasil ditepis oleh M. Natshir, tendangan sudut diperoleh Arema FC. Babak pertama kedudukan imbang 1-1.

Mengawali babak kedua, Persib Bandung langsung mencoba melakukan serangan. Namun berkali-kali serangan Persib digagalkan oleh tembok Arema FC Arthur da Cunha dan Hanif Sjahbandi.

Pelatih Persib Mario Gomes mencoba merotasi pemainnya dengan memasukkan Hariono menggantikan Dedi Kusnandar menit ke - 70.

Menit ke - 73 sebuah tendangan Febri Hariyadi dari luar kotak penalti berhasil ditepis oleh Utam Rusdiana. Beberapa kali pun Utam Rusdiana penjaga gawang Arema FC harus jatuh bangun menahan serangan Persib.

Pertandingan yang kian panas membuat Arthur da Cunha melanggar Jonathan Bauman menit ke - 75 dan diganjar kartu kuning.

Menit ke - 77, Stadion Kanjuruhan dibuat hening setelah N'Duoassel berhasil mengonversi umpan pendek dari Bauman menjadi sebuah gol.

Arema FC yang berusaha membalas mencoba langsung merangsek ke pertahanan Persib yang dikawal Bojan Malisic dan Henhen Herdiana.

Hasilnya serangan sporadis Arema FC berhasil membuat gol melalui kaki Balsa Bozovic. Balsa dengan sekali gerakan tipuan berhasil mengelabui Ardi Idrus dan In Kyun dan melepaskan tendangan ke gawang. Bola yang membentur Malisic meluncur deras ke gawang Natshir. Skor 2-2 Arema FC menyamakan kedudukan.

Menjelang akhir pertandingan tensi kian memanas, kartu merah kepada Dedik Setiawan menit ke - 88 menjadi penyebabnya. Sikap Natshir yang mengulur - ulur memancing emosi penonton.

Di akhir pertandingan suhu pertandingan yang memanas membuat suporter tuan rumah mulai merangsek masuk ke lapangan. Lemparan - lemparan botol, sandal, dan sepatu mulai beterbangan.

Bahkan Pelatih Persib Mario Gomes terluka di bagian dahi kanan akibat lemparan oleh penonton dari tribun utama. Pertandingan pun terhenti tepat menit ke - 92, sebelum wasit Handri Kristanto dari Jawa Tengah meniup peluit akhir pertandingan selesai.

Tidak ada komentar