Header Ads

8.600 Guru Madrasah se-Kalsel Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf



Banjarbaru – Ulama dan kalangan santri se-Kalimantan Selatan siap memenangkan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin ketika Pemilihan Presiden 2019. Hal ini dibuktikan dengan deklarasi pendirian Silaturahmi Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Koordinator Wilayah Kalimantan Selatan pada Minggu (21/10/2018).
Ketua Korwil Samawi Kalsel, Ustadz Zainul Abidin, mengatakan para ulama, kalangan santri, dan guru-guru madrasah siap memenangkan Jokowi-Ma’ruf dengan target 70 persen suara dari daftar pemilih tetap (DPT) di Kalsel. Zainul akan mengoptimalkan segala jaringan kalangan muslim demi meraup suara mayoritas itu.
Ia mencontohkan, ada 12 ribu guru di lingkup ribuan madrasah se-Kalimantan Selatan. Dari angka 12 ribu guru ini, Zainul sudah mengkalkulasi ada potensi 8.600-an guru honorer untuk menggalang suara dari 10 orang. Selain itu, ia melihat potensi 390 ribuan wali murid madrasah se-Kalsel. Menurtu dia, guru madrasah dan wali murid dikerahkan menggalang suara secara berjenjang.
“Mereka guru honorer bergerak dapat 10 KK, kami hitung juga suara dari wali murid ada 390 ribu orang. Jadi jika digabung minimal dapat di atas 1 juta suara. Dengan asumsi DPT 2,7 juta orang, maka 1 juta suara dapat dari kalangan madrasah,” kata Zainul Abidin di sela deklarasi Samawi di Hotel Grand Permata In, Kota Banjarbaru, Minggu (21/10).
Angka ini masih belum dihitung dari unsur lain. Itu sebabnya, Zainul optimis suara Jokowi-Ma'ruf mampu meraih minimal 70 persen suara di Kalsel.
Wakil Koordinator Nasional Samawi merangkap Ketua GP Ansor Kalsel, Teddy Suryana, menjamin ulama muda se-Kalsel siap memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Setelah deklarasi Samawi Kalsel, Teddy segera membentuk koordinator Samawi level kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan se-Kalsel. Menurut dia, ulama muda ini akan mengkampanyekan kesuksesan program kerja Presiden Joko Widodo selama satu periode kepemimpinannya.
“Kami menjual program kerja Pak Jokowi yang sudah sukses dan berhasil,” kata Teddy Suryana. Ia mencontohkan pemberian dana desa (DD) yang mengungkit pembangunan di pelosok desa. Kemudian, ada pembagian sertifikat tanah gratis dan megaproyek perluasan terminal Bandara Syamsudin Noor.
“Ini magnet luar biasa. Kalau dulu di desa, pakai sandal jepit lengket kena tanah merah. Sekarang kondisi jalan di desa sudah nyaman,” ucap Teddy. Lebih penting lagi, Teddy mengingatkan bahwa Joko Widodo memilih sosok ulama kharismatik KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres. “Pasangan Jokowi kali ini, kiai yang kami teladani nasehatnya,” Teddy menambahkan.
Di hadapan ratusan perwakilan ulama muda asal 13 kabupaten/kota se-Kalsel, Ustad Muhammad Toriq memimpin pembacaan deklarasi: “Kami solidaritas ulama muda Kalsel, siap sedia menjadi garda terdepan Pancasila dan NKRI. Kami solidaritas ulama muda Kalsel, siap sedia memenangkan Jokowi dan Ma’ruf amin sebagai pasangan presiden wapres 2019-2024”.
Deklarasi Samawi Kalsel turut dihadiri oleh KH Syarbani Haira, KH Soleh, KH Muhammad Fadlan, Berry Nahdian Furqan, dan tokoh ulama lain di Kalsel. Dalam ceramahnya, KH Soleh menyerukan para ulama muda mesti ikut menangkal kabar hoaks yang terus menyudutkan sosok Joko Widodo.
Menurut Soleh, kubu lawan Jokowi-Ma’ruf ingin meraih kemenangan lewat cara-cara curang dengan memproduksi kabar bohong. “Kami ingin menang dengan cara terhormat! Jangan percaya hoaks!” seru KH Soleh.

Tidak ada komentar